God always save me

Akhirnya aku punya kesempatan untuk bercerita sedikit tentang masa lalu. Hahaha yang kalau mengingatnya akan membuatku merasa kesal dan ingin hilang ingatan. Ya jelas karena kenangan manispun jadi pahit akibat ulah si psikopat magadir (manusia gatau diri) itu. Raut wajah manisnya sudah tak bisa ku ingat lagi. Seolah gak ada satupun yang istimewa dari Tiga Setengah Tahun hubungan kami.

Aku gak pernah berharap dan menginginkan secuilpun untuk bisa reuni atau bertemu tidak sengaja dengan manusia gila itu. Hal yang ada dikepalaku hanya secuil kenangan buruk yang tidak ada manfaat untuk diambil. Lamanya sebuah hubungan tidak bisa menjamin kedua orang didalamnya bahagia. Postingan mesra di sosial media juga tidak bisa menjamin hubungan itu baik-baik saja. Aku benar-benar gak bisa berfikir soal menjalin hubungan yang serius. Memikirkannyapun tidak ada waktu.

Mungkin belum saatnya untuk bercerita tentang hubungan dimasa depan.

Tiga Setengah Tahun itu adalah waktu-waktu neraka bagiku. Menjalani secara terpaksa, berpura-pura bersikap manis, berpura-pura bahagia, menceritakan hal yang baik-baik saja kepada teman. What the hell~
Secara gak disengaja waktu berlalu sampai kepura-puraanku berubah menjadi kebiasaan. Kebiasaan untuk pura-pura sayang dan pura-pura baik. Mengapa demikian ? Karena aku bodoh ingin menjalaninya dan dia terlalu bodoh bermain dengan segala aktingku :)

Doaku kepada tuhan semasa berhubungan denganmu adalah “Ya tuhanku, jauhkan aku dari laki-laki biadab ini, jodoh atau tidak nya engkau tidak akan mempersulit hambamu”. Dengan rasa syukur penantian doaku bertahun-tahun akhirnya dikabulkan. God always save me, i believe ;)

Komentar

Postingan Populer