Live Life Laugh

Kebetulan soal cinta. Percaya tidak percaya kehidupan memang berputar. Kadang kita merasa disakiti terlalu dalam kadang pula kita merasa sangat senang karenanya. Kebetulan soal cinta disini tentu menggambarkan beberapa perasaan ku saat ini.

Hari ini mood ku hancur, aku hidupkan alarm bangun pagi jam 08.00 karena masuk kuliah kebetulan jam 09.40, jadi masih bisa santai-santai berdandan dan sempat untuk sarapan. Tapi lagi-lagi tidak sesuai dengan harapan, ketika alarm ku mulai berdering aku langsung terbangun dan segera mematikannya. Bukan beranjak dari tempat tidur malah kembali tidur sampai jam 11.00 baiklah hari ini aku absen kelas managemen.

Finally, sarapan dan makan siang menjadi satu paket yang tidak dapat terpisahkan hari ini. Bangun tidur tidak lupa menghidupkan api rokok terlebih dulu barulah mood membaik sedikit demi sedikit. Untuk hari-hari tenang setelah ujian tengah semester memang selalu dihabiskan sendirian. Dengan kantung mata yang menghitam akibat main handphone berjam-jam dan begadang.

Untuk beberapa saat aku termenung, membuka jendela dengan cuaca terik matahari disiang bolong. Tanda-tanda untuk keluar dari pagar kost pun mustahil rasanya. Kembali lagi jemari yang gatal membuka pesan whatsapp. Dengan segala rentetan spamchat dan panggilan tidak terjawab. Tentu dari teman-teman kampusku menanyakan 'kamu dimana?' 'kamu gak ngampus?' 'aku gedor-gedor loh pintu kamarmu!' cukup, bukan itu pesan yang aku tunggu. Ada beberapa dari orang-orang terdekatku yang aku selalu tunggu kabar baik apapun itu sampai aku kecewa.

Dan beberapa saat setelah menghabiskan sebatang rokok, kembali aku buka dua pesan terakhir 'kamu gak kuliah?' 'aku dikampus kamu nih', kebetulan dia adalah orang yang rela mendengarkan apapun yang penting dan tidak penting yang keluar dari mulutku. Oh senang sekali kamu seperhatian itu. Bukan. Bukan karena itu, tapi karena pesan dari orang yang kedua hanya spamchat tapi membahagiakan. Terakhir pesan yang dia kirimkan 'Aku gak boleh kesana?' dalam artian untuk sekedar menemui aku. Dengan senang hati aku tau maksud dari kedua orang ini. Tentu aku persilahkan. Deg-deg kan? Tentu.

Untuk beberapa saat aku harus mempersiapkan mental untuk melihat kembali wajah-wajah mereka. Sampai pesan itu muncul 'lama deh' 'udah didepan dari tadi padahal'. Oh aku harus kesana. Dengan fikiran aku baik-baik saja, sungguh. Ternyata tidak. Setelah beberapa saat kemudian dengan tampang polosnya menyodorkan plastik putih 'ini mau ice cream ?' how you can feel it? My heart broh!! Tentu aku terima dengan senang hati.
Melting everymoment when i see your face.

(This articled i created on march 29, as u read i'm very happy with this moment. But u need to know that i was being hurt on that day. And i just figured out what they were really planning. I'm broken)

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer